Jika Anda menyukai sejarah Majapahit, tapi terkadang bingung tentang urutan waktu. Catatan pendek ini akan mencoba membantu Anda.
Saya mendasarkan catatan ini pada sebuah buku berjudul “Pengantar Sejarah Jawa Timur” yang disusun oleh Drs. Abdurrachman. Dalam salah satu babnya khusus membicarakan Majapahit yang beribukota Trowulan.
Majapahit jika dirunutkan secara waktu, mulai raja pertama Sanggramawijaya (Raden Wijaya) hingga raja terakhir Kertabhumi, maka akan ketemu 184 tahun. Artinya, kerajaan besar itu bertahan dengan dinamikanya hampir dua abad.
Raden Wijaya raja pertama juga memiliki gelar Kertarajasa Jayawardhana. Setelah Raden Wijaya, Majapahit diperintah oleh keluarganya secara turun temurun. Yakni hingga masa Rani Suhita. Artinya, Majapahit diperintah oleh Raden Wijaya dan keturunannya selama 153 tahun. Dan setelah masa itu, Majapahit dipegang oleh orang yang bukan keturunannya langsung, yakni mulai Kertawijaya. Dan masa 31 tahun itulah masa-masa yang dipenuhi perebutan kekuasaan, hingga jatuhnya Majapahit.
Sejak tahun 1478 Majapahit sudah menjadi negara bawahan Kesultanan Demak. Itupun tidak bertahan lama, karena pada tahun 1527, Majapahit benar-benar hancur seperti bangunan yang roboh.
Agar memudahkan, berikut urutan raja-raja Majapahit sesuai tahunnya.
Daftar Urutan Raja-raja Majapahit
- Raden Wijaya: Sanggramawijaya (1294-1309)
- Jayanegara: Kalagemet (1309 – 1328)
- Tribhuwanatunggadewi (1328 – ….)
- Hayam Wuruk : Rajasanegara (…. – 1389)
- Wikramawardhana (1389 – 1427)
- Rani Suhita (1427 – 1447)
- Brhe Kertawijaya (1447 – 1451)
- Sang Sinagara – Brhe Pamotan (1451 – 1453)(TIGA TAHUN KOSONG)
- Hyang Purwawisesa: Bhre Wengker (1456 – 1466)
- Bhre Pandan Salas (1466 – 1468)
- Singawardhana (1468 – 1474)
- Kertabhumi (1474 – 1478)(DI BAWAH KESULTANAN DEMAK)
- Girindrawardhana (….. – 1527)
Setelah Raja Girindrawardhana, Majapahit benar-benar hilang. Dan pusat kerajaan di Jawa beralih ke Demak. Kita tahu sejarah kemudian berpola sama, perebutan kekuasaan dan menghilang. Demak tergantikan oleh Pajang. Pajang tergantikan oleh Mataram. Dan Mataram pecah menjadi Surakarta dan Yogyakarta.
SIMAK VERSI AUDIO:









