Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kajian Ekologi ISNU Bojonegoro, Rutin Digelar untuk Gerakan Merawat Alam

Redaksi
16/04/2025
Kajian Ekologi ISNU Bojonegoro, Rutin Digelar untuk Gerakan Merawat Alam

Kajian Ekologi ISNU Bojonegoro, Rutin Digelar untuk Gerakan Merawat Alam

Mastumapel.com – Agama berperan penting dalan menjaga lingkungan. Informasi keterkaitan agama dengan lingkungan ini perlu untuk terus dikampanyekan, terutama bagi anak-anak muda. Apalagi, krisis air, kerusakan lingkungan, pemanasan global dan isu-isu lingkungan lainnya menjadi ancaman keberlangsungan alam.

Merespon hal itu, Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Bojonegoro mengadakan kajian khusus yang bertema lingkungan. Lebih khusus tentang isu krisis alam kaitan dengan ilmu keislaman. Dari tema krisis sumber air di Bojonegoro yang jumlahnya semakin berkurang, kualitas udara serta hubunganya industri dan peningkatan taraf kebahagian masyarakat di Bojonegoro.

Pengurus ISNU Kabupaten Bojonegoro telah lama rutin mengadakan seminar berkaitan dengan isu lingkungan yang ada di wilayah Bojonegoro. Salah satu seminar yang pernah dilakukan, Budi Witoyo, salah satu pelopor perkebunan kopi khusus di dataran rendah di Bojonegoro yang juga pengurus harian ISNU Bojonegoro.

Budi memaparkan bahwasanya pada tahun 2011 sampai 2018 terjadi peningkatan suhu udara di bojonegoro yang pada puncaknya mencapai 39 -40 c. Salah satu penyebab adalah berkurangnya ruang hijau di wilayah Bojonegoro.

Oleh karena itu, di berbagai kesempatan, Ketua ISNU Bojonegoro Dr Yoggi Prana Izza mendorong agar ISNU terus ikut terlibat dengan melakukan kajian ekologi perspektif ajaran Islam. Harapannya, dari kajian tersebut akan muncul karya-karya keilmuan ekologi dari pengurus ISNU Bojonegoro.

Guna memperluas jangkauan dan memudahkan publik untuk ikut serta dalam diskusi, maka kini digelar Kajian Ekologi secara rutin. Kajian Ekologi ini digelar lewat TikTok Live di akun @ruangprawoto agar mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Kajian Ekologi ini mulai menjadi aktivitas ISNU Bojonegoro setiap Jumat awal bulan yang dilakukan oleh Bidang Dakwah ISNU yang digawangi Ahmad Prawoto dan Mohammad Sholihin. Kitab yang dikaji adalah karya Syekh Ali Jum’ah berjudul Al Biah wa Khufad Alaiha fi Mandur Islam.

Dalam pandangan Syekh Ali Jumah, manusia tidak boleh melihat alam hanya sebagai obyek untuk dieksploitasi memenuhi kebutuhan manusia saja. Kedudukan alam setara dengan manusia, karena salah satu tugas manusia adalah menjadi khilafah (bertangung jawab atas kehidupan di dunia).

Menurut Syekh Ali Jumah, manusia selain diperbolehkan untuk memanfaatkan hasil alam, manusia juga mempunyai tugas imaratul ard yaitu membangun peradaban yang seimbang, serta mempunyai tugas agar tetap menjaga kemanfaatannya sampai ke generasi selanjutnya. Juga bermuamalah dengan alam semesta dan memperlakukanya sebagai makhluk yang bisa merasakan rasa sakit.

Baginya menurut ajaran Islam hubungan manusia dengan alam tidak hanya ditugaskan untuk menjaganya, tetapi juga mengembangkan serta memperbaiki alam. Karena menemukan rahasia alam bagian dari wujud keberadaan Allah dan sampai pada mahabah.

Dari Kajian Ekologi yang digelar ISNU Bojonegoro, disimpulkan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran atas krisis lingkungan.

Pertama perlunya mempopulerkan di umat Islam, khususnya berkaitan teks teks yang menekankan pada kepedulian terhadap lingkungan.

Kedua perlunya aksinya nyata seperti yang sudah dimulai pengurus ISNU Bojonegoro dengan mengucapkan selamat atas keberhasilan seseorang, dengan tidak mengirim karangan bunga. Akan tetapi dengan menanam pohon. Aksi ini perlu menjadi gerakan budaya untuk menumbuhkan kesadaran terhadap isu lingkungan. Ssalah satunya dengan menyemai biji buah yang disuguhkan ketika ada acara hajatan (misalnya 7 harinya orang meninggal) sehingga ketika biji tersebut bisa tumbuh dan menjadi pohon menjadi sedekah oksigen dan kemanfaatanya bisa terus dapat dirasakan.

Ketiga mengaitkan isu keagamaan dengan tema krisis lingkungan, sebagai contoh di kajian fikih klasik kitab fathul qorib dilarangnya untuk kencing di air yang tidak mengalir berdasarkan hadist Rasulullah :

لايبولن أحدكم في الما الراكد الذى لا يجرى ويغتسل به

Larangan ini diperjelas lagi dengan tidak bolehnya melakukan pencemaran pada kualitas air dengan hal apapun baik itu di sebabkan oleh kencing manusia atau limbah pabrik dan sampah. Sehingga kualitas air bersih, udara segar menjadi bagian penting dari ajaran Islam. Apalagi, juga ada fatwa MUI nomor 86 tahun 2023 tentang perubahan iklim dan pentingnya kesadaran umat islam akan kelestarian alam.

Yuks, selalu ikuti Kajian Ekologi yang digelar oleh ISNU Bojonegoro setiap Jumat di awal bulan!

Tags: Al-quranAlamIslamKajian ekologiLingkunganNaji
Previous Post

Crikak Bojonegaran: Wayahe Mlebu Sekolah

Next Post

Mengakrabi Buku Lewat Buku yang Membaca Buku

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Review Buku Seporsi Mie Ayam (Pelajaran Kehidupan) Sebelum Mati

Review Buku Seporsi Mie Ayam (Pelajaran Kehidupan) Sebelum Mati

19/03/2026
Trip Menjelajah Bumi Margomulyo dan Ngangsu Kawruh di Festival Samin #9 2025

7 Destinasi Wisata di Kecamatan Margomulyo-Bojonegoro, Gerbang Wilayah Perbatasan Ngawi

26/03/2026
Posisi Hilal Penentu Awal Syawal 1447 H

Posisi Hilal Penentu Awal Syawal 1447 H

18/03/2026
Budaya Karang Kitri: Jawaban Atas Tantangan Kemandirian Pangan Keluarga

Budaya Karang Kitri: Jawaban Atas Tantangan Kemandirian Pangan Keluarga

27/03/2026
Ketika Buku Menyembuhkan Luka

Ketika Buku Menyembuhkan Luka

27/03/2026
Riyayan, Tradhisi Atungtum Nilai Agami

Riyayan, Tradhisi Atungtum Nilai Agami

20/03/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023