Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bisnis

Cerita Bisnis Umi Nuriathul “Doremisol”, Hilangkan Gengsi untuk Memulai Usaha Kuliner Risol

Eni Puspita Sari
30/12/2025
Cerita Bisnis Umi Nuriathul “Doremisol”, Hilangkan Gengsi untuk Memulai Usaha Kuliner Risol

Umi Nuriathul “Doremisol"

“Pengennya jualan berbagai makanan kuliner dan punya restoran, tapi itu kan tidak mudah, pasti perlu banyak belajar. Tapi itu yang bikin semangat. Cara meraihnya dengan begini, mulai jualan kecil-kecilan dulu,” papar Ria, perempuan 25 tahun ketika ditemui di rumahnya, Sabtu siang (27/12/2025).

Pemilik nama lengkap Umi Nuriathul Afwi ini tinggal di Desa Padangan Kecamatan Padangan. Kabupaten Bojonegoro. Ria bercerita, ia menjalankan bisnis kuliner risol sudah berjalan satu tahun. Semua bermula ketika perempuan berkaca mata ini resign dari pekerjaan di perusahaan peternakan ayam yang bertempat di Mojokerto, Jawa Timur. Pekerjaan itu dilakoninya setelah lulus kuliah 2022. Apalagi pekerjaan tersebut pas karena sesuai studinya di Universitas Brawijaya Malang.

Namun, setahun bekerja, ia kemudian memilih resign. Sempat mendaftar tes CPNS namun masih belum berhasil. Lalu, ia berinisiatif mencoba membuat beberapa jajanan, mulai dari donat hingga risol. Awal mencoba membuat donat, ia sering menemui kegagalan. Namun ketika membuat risol, selalu berhasil. Alhasil berawal dari itu, dia berjualan risol yang diberi brand dengan nama Doremisol_id. Ria menggunakan simpanan gaji kerjanya dulu untuk modal usaha kulinernya.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini dulunya memang mempunyai keinginan menjadi seorang pengusaha. Hal ini juga alasan dirinya memilih jurusan peternakan waktu itu. Ria mengatakan dengan pilihannya, dia berhapan bisa menjadi peluang untuk mencapai mimpinya sebagai pengusaha. Setelah lulus dan bekerja, pilihan untuk membuka usaha peternakan sendiri menurutnya menjadi terlalu berisiko. Dan risol menjadi pilihan ia berbisnis.

Bisnis Risol Doremisol

Selain di rumah, Ria juga mempromosikan di media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Tiktok. Ria juga menjajakannya ketika momen car free day (CFD) di Cepu, Blora, Jawa Tengah. Dia merekomendasikan Tiktok untuk promosi jualan, karena algoritma (sistem) tiktok yang cepat menyebar.

“Dulu aku suka risol, waktu kerja di Mojokerto suka berburu risol, dari berbagai harga aku coba. Akhirnya aku menemukan satu risol yang enak, namun pada saat itu belum terpikirkan bagaimana cara membuatnya, hanya sebatas ngerti enak dan sok bakal tuku disitu neh,” ungkapnya.

Dari pengalamannya itu, akhirnya dia mencoba beberapa resep risol. Ria menemukan rasa risol yang tidak jauh berbeda dengan risol yang dia beli ketika di Mojokerto. “Aku bandingkan dengan risol yang ada di sini, hingga aku menemukan standar risol sendiri” jelasnya.

Risol Ria memiliki kulit yang lebih tipis dari risol pada umumnya. Sehingga terasa lebih krispi. Baru terdapat 4 varian risol yang ada di Doremisol_id, yakni varian isi sayur, mayones, ayam suwir dan cokelat. Ria mengatakan varian mayones dan ayam suwir yang menjadi best seller. Sedangkan varian cokelat yang paling tidak terlalu dibeli, karena masih belum luas dikenal. Kebanyakan sering dibeli oleh kalangan pemuda pekerja dan orderan untuk acara hajatan.

“Varian mayo aku beri tambahan bumbu lagi, kalau mencoba risol mayo lain itu rasanya mayo. Sedangkan aku mayonya ada tambahan racikan bumbu, jadinya misal dimakan pasti ada rasa beda,” kata Ria.

Dia bercerita satu momen lucu selama berjualan. Ceritanya ada satu pembeli datang untuk membeli dimsum. Seketika tawa kami pecah. Dia mengaku hal tersebut menjadi pemicu semangatnya untuk tambah produk. “Trial and error dan itu tidak satu dua hari,” jelasnya. Ria mengatakan tantangan terbesarnya ada di produk, selain itu gerainya juga masih belum memadai.

Ada satu pelajaran selama menjalankan bisnisnya. “Jangan meremehkan sesuatu, karena yang bakal menjadi sesuatu itu dari hal kecil. Kenapa aku bilang seperti itu, karena melihat orang tuaku sendiri yang menjdi role model bagiku, yang membuat aku kuat, tidak malu. Malu lho aku awal-awal jualan. Kalau melihat background Sarjana, ngapain jualan seperti ini, tapi kalau aku berpikiran begitu terus aku tidak bakalan buka bisnis, istilahnya gengsi,” papar Ria.

Perempuan asal Desa Padangan ini juga berpesan kepada teman-teman pemuda agar selalu mempunyai mimpi. Lalu mimpi diperjelas agar tidak bingung untuk menuju ke arah mimpi tersebut. Satu lagi, jangan gengsi.

“Buatlah satu tujuan yang bikin kamu semangat, misal, tidak hanya tujuan jualan ingin laris begitu tidak, harus punya tujuan besar. Ketika ingin melakukan sesuatu, orang kan naik turun semangatnya, jadi kita bisa mengingat tujuan dan niat kita,” terangnya.

Tags: Anak Muda BojonegoroBisnis RisolBojonegoroCerita BisnisDoremisol
Previous Post

Waduk Gongseng Bojonegoro, Tampung Air 22,43 Juta Meter Kubik dan Jadi Destinasi Wisata

Next Post

Crita Cekak Dening Nono Warnono: Dokar

KONTEN POPULER

20 Barang Ini Dulu Ada di Rumah Mbah, Menyimpan Kenangan dan Sejuta Cerita

20 Barang Ini Dulu Ada di Rumah Mbah, Menyimpan Kenangan dan Sejuta Cerita

29/01/2026
Berburu Sehat dengan Joging, Tren Anak Muda Bojonegoro

Berburu Sehat dengan Joging, Tren Anak Muda Bojonegoro

24/01/2026
Buku yang Menggerakkan 

Buku yang Menggerakkan 

27/01/2026
Tradhisi Nisfu Sya’ban lan Megengan, Sawijining Akulturasi Budaya

Tradhisi Nisfu Sya’ban lan Megengan, Sawijining Akulturasi Budaya

02/02/2026
Serunya Kegiatan Outbound BEM STTM ARFA di Pantai Panduri Tuban

Serunya Kegiatan Outbound BEM STTM ARFA di Pantai Panduri Tuban

06/01/2026
Menonton Nausicaa, Belajar Welas Asih pada Semua Makhluk

Menonton Nausicaa, Belajar Welas Asih pada Semua Makhluk

24/01/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023