Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Mitos & Sejarah

Kearifan Lokal Bojonegoro, Warisan Leluhur yang Tetap Lestari Hingga Masa Kini

Seperti apa?

Wigih Pambudi
01/11/2023
Kearifan Lokal Bojonegoro, Warisan Leluhur yang Tetap Lestari Hingga Masa Kini

Kearifan Lokal Bojonegoro/YouTube

Kearifan lokal adalah warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi di suatu daerah atau komunitas tertentu. Ini mencakup pengetahuan, nilai-nilai, tradisi, serta praktik yang menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Kearifan lokal sering kali mencerminkan cara beradaptasi dengan lingkungan alam, cara berinteraksi dengan sesama, dan cara mempertahankan identitas kultural.

Hal ini bisa terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, seperti sistem pertanian, pengobatan tradisional, seni dan kerajinan tangan, upacara adat, dan mitos-mitos lokal.

Kearifan lokal sangat berharga dalam menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan, serta dalam menghormati keberagaman global sambil memperkuat jati diri komunitas lokal.

Kearifan Lokal Bojonegoro

Simak beberapa kearifan lokal di kawasan Kabupaten Bojonegoro yang masih terjaga hingga sekarang.

Nyadran

Tradisi nyadran, yang lebih sering disebut sebagai sedekah bumi, adalah upacara di mana warga desa secara bersama-sama menggelar prosesi membawa hasil panen dan berbagai jenis makanan, termasuk tumpeng, mengelilingi desa.

Ritual ini merupakan cara bagi penduduk desa untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah.

Acara ini kulminasi dengan pertemuan seluruh komunitas di lapangan terbuka dan bersama-sama menikmati hidangan yang sebelumnya telah mereka bawa keliling desa.

Ider-Ider

Sebelum Festival Bengawan dimulai, penduduk Bojonegoro melaksanakan tradisi ider-ider uluk salam, dimulai dengan penyelenggaraan upacara tumpeng yang memanjang dari Bendung Gerak hingga Taman Bengawan Solo.

Tradisi ini memiliki karakteristik unik karena hanya melibatkan partisipasi kaum pria. Setelah selesai tradisi ini, dilanjutkan dengan Festival Bengawan yang terbuka untuk semua lapisan masyarakat.

Gumbregan

Ritual gumbregan adalah upacara doa bersama yang diadakan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pemberian ternak, khususnya sapi dan kerbau, yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat, baik sebagai sumber tenaga, daging, maupun susu.

Rangkaian kegiatan dalam tradisi ini dimulai dengan penyelenggaraan kenduri Gumbregan, di mana para sesepuh dusun memberikan ketupat kepada hewan ternak.

Penduduk sekitar meyakini bahwa ketupat dapat membawa berkah kepada mereka. Tradisi ini telah ada selama berabad-abad, dan saat ini tetap dipraktikkan oleh masyarakat untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang mereka.

Nah, itulah beberapa kearifan lokal Bojonegoro yang masih terjaga dan dilestarikan oleh masyarakat untuk menghormati warisan para leluhur.

Tags: BojonegoroKearifan LokalKearifan Lokal Bojonegoro
Previous Post

Simak Jadwal Dokter RS Aisyiyah Bojonegoro, Lengkap dengan Daftar Spesialisasi Masing-Masing

Next Post

PHK Sepihak Jurnalis Akurat.co Berlanjut ke Pengadilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Bahasa Jawa dan JFX Hoery

Bahasa Jawa dan JFX Hoery

30/04/2026
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono: Guru Harus Berjiwa Mendidik, Bukan Mengajar

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono: Guru Harus Berjiwa Mendidik, Bukan Mengajar

07/04/2026
AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

21/04/2026
Cerita Pengalaman Berkunjung ke Pak Hoery, Penulis Sastra Jawa di Padangan-Bojonegoro

Cerita Pengalaman Berkunjung ke Pak Hoery, Penulis Sastra Jawa di Padangan-Bojonegoro

26/04/2026
Setyo Wahono: Bojonegoro Tak Hanya Minyak, Tapi Juga Kaya Budaya

Setyo Wahono: Bojonegoro Tak Hanya Minyak, Tapi Juga Kaya Budaya

14/04/2026
Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

21/04/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023