Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bojonegoro Kota

Kelenteng Hok Swie Bio, Bukti Kerukunan Budaya di Bojonegoro

Redaksi
04/09/2023
Kelenteng Hok Swie Bio, Bukti Kerukunan Budaya di Bojonegoro

kelenteng hok swie bio/Sumber: Harianinhua

Bojonegoro, sebuah kabupaten di Jawa Timur, dikenal dengan Sungai Bengawan Solo yang mengalirinya, memberikan kesuburan pada wilayah ini. Kabupaten ini juga terkenal sebagai produsen tembakau Virginia terbaik di dunia. Bojonegoro memiliki 27 kecamatan, 419 desa, dan 11 kelurahan. Selain suku Jawa, masyarakat Tionghoa, yang disebut sebagai Pranowo atau Peranakan Jowo, juga tinggal di sini dalam harmoni.

Mereka telah mengalami akulturasi budaya dan bahasa dengan masyarakat lokal. Leluhur masyarakat Tionghoa datang dari Tiongkok selama Dinasti Tang dan menetap di kota-kota pesisir seperti Lasem, Tuban, Gresik, Surabaya, Banten, dan Jakarta. Di Bojonegoro, meskipun tidak ada Pecinan, kerukunan dan kekompakan antara berbagai kelompok masyarakat selalu terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

Sejarah Kelenteng Hok Swie Bio

Kelenteng Hok Swie Bio adalah salah satu wisata religi di Bojonegoro. Klenteng ini merupakan tempat ibadah Tri Darma yang terkenal dengan ornamen kepala naganya dan di dominasi warna merah.

Kelenteng ini banyak dikunjungi setiap harinya, terutama pada hari raya Imlek. Ada banyak peziarah dari Bojonegoro dan daerah lain mengunjungi dan berdoa di sini.

Kelenteng Hok Swie Bio didirikan tahun 1879 dengan tiga Dewa pemujaan yakni Dewa Bumi, Dewi Asih Kwan Im Poo Sat, dan Dewa Keadilan. Hok Swie Bio sendiri berasal dari bahasa Hokian berarti Kelenteng yang membawa rejeki dan kebaikan.

Di dalam kelenteng, terdapat lukisan Sun Go Kong legenda kera sakti yang sangat populer karena menggambarkan ajaran Buddha Dharma.

Alamat Kelenteng Hok Swie Bio

Jl. Jaksa Agung Suprapto No.125, Karang Pacar, Banjarjo, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62118

Tags: BojonegoroKelentengkelenteng hok swie bio
Previous Post

Sejarah Singkat RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Sejak Masa Sebelum Kemerdekaan

Next Post

Indahnya Masjid Al-Birru Pertiwi Bojonegoro, Jadi Pusat Pendidikan Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Jurnalistik Trip #5: Cerita Jejak Rasa Kerupuk Klenteng Bojonegoro

Jurnalistik Trip #5: Cerita Jejak Rasa Kerupuk Klenteng Bojonegoro

17/05/2026
ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

30/05/2026
Cara Mahasiswa PAI Unugiri Merawat Kearifan Lokal Bojonegoro, Lahirkan 5 Buku Antologi

Cara Mahasiswa PAI Unugiri Merawat Kearifan Lokal Bojonegoro, Lahirkan 5 Buku Antologi

13/05/2026
Dari Warisan Keluarga, Kerupuk Klenteng Bojonegoro jadi Warisan Budaya Tak Benda

Dari Warisan Keluarga, Kerupuk Klenteng Bojonegoro jadi Warisan Budaya Tak Benda

23/05/2026
Baca SERUNI, Suguhan Terbaru Perpustakaan dan UKMP Griya Cendekia Unugiri  

Baca SERUNI, Suguhan Terbaru Perpustakaan dan UKMP Griya Cendekia Unugiri  

16/05/2026
Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

20/05/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023