Aula di lantai dua kantor MWC NU Balen, Kabupaten Bojonegoro menjadi titik dimulainya Madrasah Jurnalensa yang digelar Pengurus Cabang Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PC LTNNU) Bojonegoro, Sabtu (18/7/2026). Puluhan peserta dari perwakilan MWC wilayah timur Bojonegoro antusias mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut.
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, M. Hasan Bisri, membuka secara resmi Madrasah Jurnalensa untuk Zona Timur tersebut.
Ketua Panitia Madrasah Jurnalensa Koirul Anam, yang juga mewakili Ketua PC LTNNU Bojonegoro H Ali Syafaat, menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik ini diikuti oleh 22 peserta perwakilan dari 8 MWCNU. Pelatihan ini menjadi awal koordinasi antar pemegang media sosial MWCNU untuk lebih aktif mengabarkan kegiatan NU.
“Jurnalis NU yang lahir dari madrasah ini harus mampu menulis produk jurnalistik yang sesuai dengan kaidah yang baik dan benar, sekaligus bertransformasi menjadi humas NU yang profesional di era digital,” tutur Koirul Anam.
Sementara itu, Ketua MWCNU Balen, K. Ahmad Syakir, memaparkan pentingnya pergeseran sudut pandang warga NU terkait keterbukaan informasi publik. Tradisi keikhlasan jemaah yang selama ini menjauhkan diri dari publikasi, kini perlu diselaraskan dengan kebutuhan zaman. Nahdlatul Ulama secara kultural adalah organisasi yang didasari rasa ikhlas, sehingga terkadang enggan untuk dipublikasikan.
“Namun, di era sekarang, publikasi itu sangat perlu dengan niat murni menyebarkan ilmu pengetahuan. Keberadaan tulisan, bacaan, hingga konten YouTube harus kita manfaatkan sebagai wawasan sekaligus amal jariyah. Semoga pelatihan ini menjadi pendidikan yang mendatangkan kemanfaatan luas,” tandas K. Ahmad Syakir.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, M. Hasan Bisri, membakar semangat para peserta agar tekun dan konsisten mendalami dunia jurnalistik serta literasi. “Kami sangat mengapresiasi jalannya acara ini. Saya meminta para peserta untuk serius menekuni dunia menulis. Melalui keterampilan ini, kita bisa mendokumentasikan karya-karya pemikiran para Kiai serta berbagai dinamika kegiatan NU agar dapat terpublikasikan secara luas sebagai khazanah ilmu pengetahuan,” tegasnya.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua PCNU Bojonegoro M. Hasan Bisri, Rais Syuriyah MWCNU Balen KH. Mulazim, Ketua Tanfidziyah MWCNU Balen K. Ahmad Syakir, serta perwakilan dari berbagai lembaga dan Badan Otonom (Banom) di lingkungan MWCNU Balen.
Madrasah Jurnalensa zona timur meliputi, Kecamatan Balen. Sumberrejo, Kanor, Baureno, Kepohbaru, Keduangadem, Sugihwaras dan Sukosewu.









