Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bojonegoro Kota

Logo Bojonegoro Daerah Kaya Migas, Simak Susunan Lengkap dengan Artinya

Cek di sini!

Wigih Pambudi
22/09/2023
Logo Bojonegoro Daerah Kaya Migas, Simak Susunan Lengkap dengan Artinya

Gedung pemkab Bojonegoro/Sumber: Bojonegorokab

Logo daerah adalah simbol visual yang mewakili suatu wilayah atau daerah tertentu. Logo ini seringkali mencakup elemen-elemen yang memiliki makna penting bagi daerah tersebut, seperti lambang, gambar, warna, atau tulisan.

Tujuan logo daerah adalah untuk mengidentifikasi daerah tersebut, mempromosikan identitas kultural, dan menggambarkan karakteristik unik yang dimilikinya.

Logo daerah bisa mencerminkan sejarah, budaya, alam, atau prestasi khas dari wilayah tersebut. Logo ini digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pemerintahan, pariwisata, dan komunikasi resmi daerah.

Nah, kali ini kami akan memberikan informasi tentang logo dari Kabupaten Bojonegoro. Melansir dari laman resmi PPID Kabupaten Bojonegoro berikut adalah susunan Logo Bojonegoro beserta makananya.

Logo Bojonegoro/Sumber: PPID Bojonegoro

Lukisan Lambang Daerah mencakup elemen berikut:

  • Terdapat bintang bersegi lima.
  • Tugu kepahlawanan yang tegak di atas denah bertingkat lima.
  • Gelombang air yang terdiri dari lima arus dengan masing-masing empat riak.
  • Tangkai padi dengan 45 butir dan tangkai kapas dengan 17 rangkai bunga yang mekar.
  • Sebuah pita pelangi.

Susunan Lambang Daerah ini adalah sebagai berikut:

  • Di bagian atas, ada bintang bersegi lima yang bersinar di atas tugu kepahlawanan dengan denah lima tingkat.
  • Di bawah tugu kepahlawanan, tergambar gelombang air dengan lima arus dan masing-masing 4 riak.
  • Seluruh lukisan bertatahkan kata-kata hikmah: JER KARTA RAHARJA MAWA KARYA.

Bentuk, warna, isi, dan makna Lambang Daerah adalah sebagai berikut:

  • Perisai dengan dasar warna Merah dan Putih yang dibingkai warna hitam pekat, melambangkan kesiap-siagaan, kewaspadaan, keberanian, serta kesucian hati untuk melindungi bangsa dari pengaruh luar yang merugikan.
  • Segi 8 pada perisai memiliki makna “bulan delapan” yang merujuk pada bulan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Bintang bersegi 5 berwarna kuning emas di atas tugu kepahlawanan menggambarkan keimanan, ketaqwaan kepada Tuhan, dan semangat perjuangan yang abadi dalam mencapai, mempertahankan, dan mengisi Kemerdekaan.
  • Denah Tugu Kepahlawanan bertingkat 5 melambangkan tekad cita-cita dan semangat Proklamasi Kemerdekaan yang didasarkan pada Pancasila.
  • Gelombang air biru di atas air biru muda mencerminkan potensi alam dan makhluk Tuhan yang tersebar di seluruh daerah, serta tekad dan usaha untuk mengatasi masalah air.
  • Tangkai padi dengan 45 butir berwarna kuning emas, bersama dengan tangkai kapas yang berbunga 17 kuntum berwarna putih perak, melambangkan cita-cita yang tinggi dan tekad kuat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang masyarakat, berlandaskan semangat Proklamasi Kemerdekaan menuju kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat.
  • Kombinasi 45 butir dan 17 kuntum bunga kapas menggambarkan tahun dan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Lukisan kata “BOJONEGORO” dengan huruf hitam pekat mengandung makna bahwa Bojonegoro adalah daerah yang kuat dan teguh dalam menghadapi segala tantangan.
  • Pita pelangi dengan warna coklat kayu dan tulisan “JER KARYA RAHARJA MAWA KARYA” mencerminkan tema hidup masyarakat yang adil dan sejahtera dengan ridlo Tuhan Yang Maha Esa, berdasarkan kekayaan alam daerah.
  • “JER KARTA RAHARJA MAWA KARYA” mengandung makna bahwa usaha untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat memerlukan kerja keras, pengabdian tulus, dan ikhlas.
  • Semua elemen ini disatukan oleh untaian tangkai padi dan bunga kapas pada kedua pangkal tangkai.
Tags: BojonegoroLogoLogo Bojonegoro
Previous Post

Daftar UMK di Jawa Timur 2023, UMK Bojonegoro Urutan ke Berapa?

Next Post

Meningkatkan Literasi Statistik, BPS Bojonegoro dan UNUGIRI Luncurkan Pojok Statistik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Setyo Wahono: Bojonegoro Tak Hanya Minyak, Tapi Juga Kaya Budaya

Setyo Wahono: Bojonegoro Tak Hanya Minyak, Tapi Juga Kaya Budaya

14/04/2026
AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

21/04/2026
Peringati Hari Kartini 2026, Perpustakaan Unugiri Gelar Talk Show Woman Campus in Kartini Days

Peringati Hari Kartini 2026, Perpustakaan Unugiri Gelar Talk Show Woman Campus in Kartini Days

21/04/2026
JFX Hoery, Mutiara di Ujung Barat Bojonegoro 

JFX Hoery, Mutiara di Ujung Barat Bojonegoro 

27/04/2026
Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

21/04/2026
ARSIP: Atas Angin Vol 6 Tahun 2014, Wawancara Martin Aleida dan Joko Pinurbo

ARSIP: Atas Angin Vol 6 Tahun 2014, Wawancara Martin Aleida dan Joko Pinurbo

17/04/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023