Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bojonegoro Kota

Mengenal Markaz Ridwan Romly Al Maliky, Pesantren Tahfidz di Kota Bojonegoro

Redaksi
05/09/2023
Mengenal Markaz Ridwan Romly Al Maliky, Pesantren Tahfidz di Kota Bojonegoro

Markaz Ridwan Romly Al Maliky merupakan yayasan pendidikan islam yang beralamat di Desa Sukorejo Kecamatan Kota Bojonegoro. Yayasan tersebut didirikan oleh HM. Khusaeri Ridwan pada 2016 silam. Di mana, program di dalamnya, terdiri dari: Program Unggulan Tahfidzul Quran, Madrasah Sains Al Quran, dan Madrasah Diniyah Ar-Ridwan. Markaz Ridwan Romly Al Maliky, saat ini diasuh oleh KH Tsalis Duha Ridlwan.

KH Tsalis Duha Ridlwan merupakan alumni Makkah Al Mukaramah, murid dari Abuya Sayyid Abbas Alawi Al Maliky (adik dari Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliky). KH Tsalis Duha Ridlwan belajar di Makkah selama kurang lebih 10 tahun (2004-2014), kemudian pulang dan mengasuh Ponpes Ar-Ridwan Al Maliky.

Markaz Ridwan Romly Al Maliky (Ponpes Arridwan Almaliky), merupakan markazul huffadz, ruang teduh bagi para penghafal Al Quran. Di saat yang sama, juga jadi tempat belajar ilmu pengetahuan umum, sebagai bekal hidup bermasyarakat pasca lulus dari pondok pesantren.

Arridwan Almaliky tak hanya pesantren Diniyah Salafiyah. Tapi juga mengadakan pendidikan umum. Yakni, pendidikan umum setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan setingkat Madrasah Aliyah (MA), yang bernama MTs Sains Quran Arridwan dan MA Sains Quran Arridwan.

MTs Sains Quran Arridwan dan MA Sains Quran Arridwan, merupakan unit-unit pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Markaz Ridwan Romly Almaliky (Ponpes Arridwan Almliky) Bojonegoro.

Selain fokus pada pendidikan Tahfidzul Quran, Arridwan Almaliky juga menjadikan Sains sebagai falsafah pendidikannya. Sains di sini, tak sekadar dimaknai sebagai bidang ilmu eksakta. Lebih dari itu, Sains jadi falsafah utama dalam kegiatan belajar mengajar di Ponpes Arridwan Almaliky.

Sains bukan sekadar nama dan slogan. Tapi implementasi (pelaksanaan) dari visi-misi lembaga, yang menyublim pada kurikulum, dan mengakar tradisi dalam proses belajar mengajar di Ponpes Arridwan Almaliky. Sains merupakan 4 pilar utama kegiatan belajar mengajar di Ponpes Arridwan Almaliky.

Keempat pilar tersebut adalah: S mart Tahfidzul Quran, A daptable Softskill, IN telectual Outlook, dan S piritual Oriented. Empat pilar ini bertujuan agar para peserta didik jadi insan yang kokoh spiritual dan matang intelektual.

Empat pilar ini juga jadi landasan kegiatan belajar mengajar di Arridwan Almaliky. Berikut ini penjabaran dari empat pilar Program Sains Arridwan Almaliky tersebut:

Smart Tahfidzil Quran 

Sebagai program primer dan paling utama, tahfidzil quran diajarkan secara edukatif dan efektif. Melalui tradisi santri arridwan sahabat quran (sansaqa), para santri tak hanya diajak menghafal, tapi juga bersahabat dan dekat dengan Quran. Sehingga, proses menjadi penghafal Quran terasa menyenangkan. Terlebih, para pengajarnya merupakan alumni pesantren dengan sanad yang jelas.

Adaptable Softskill 

Usia MTs/MA, merupakan fase menuju kemandirian hidup. Di sini, para santri disediakan banyak keahlian melalui bermacam opsi ekstrakurikuler berbasis praktik (praktis). Selain keahlian praktis, para santri juga diajak mentradisikan sikap toleran, telaten, dan sabar. Sehingga kelak, mudah beradaptasi pada berbagai macam kondisi hidup bermasyarakat.

Intelectual Outlook

Para santri diperkenalkan pada tradisi intelektual sejak dini melalui proses membaca dan melakukan observasi.  Perpustakaan jadi pusat studi yang selalu dihidupkan dengan berbagai kegiatan literasi. Kelak, sebelum lulus, para santri juga didorong bisa berkarya, baik berupa buku, ataupun kreasi lainnya.

Spiritual Oriented

Kekokohan spiritual dan kematangan intelektual jadi tantangan utama dunia pendidikan, di tengah derasnya gempuran disrupsi teknologi. Karena itu, kematangan intelektual saja tak cukup. Butuh kokohnya sisi spiritual sebagai penyeimbang hidup.

Arridwan Almaliky memadukan antara konsep umum dan diniyah dalam Madrasah Tahfidz dan Sekolah Sains di satu tempat. Sehingga, selain menjadi Hamilul Quran, para santri Arridwan juga diharap punya kemampuan di bidang pengetahuan umum.

Di tengah maraknya lembaga pendidikan islam modern, Markaz Ridwan Romly Al Maliky menjadi pilihan yang tepat. Sebab, Markaz Ridwan Romly Al Maliky merupakan lembaga pendidikan islam berbasis Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja). Lembaga yang memadukan pendidikan agama dan pengetahuan umum dalam satu tempat. Para pengajarnya pun memiliki sanad keilmuan yang jelas dan musalsal.

Tags: Arridwan AlmalikyBojonegoroSejarah
Previous Post

Indahnya Masjid Al-Birru Pertiwi Bojonegoro, Jadi Pusat Pendidikan Islam

Next Post

Menulis Lebih Cepat, Membaca Bak Kilat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Warna Warni Rasa Kerupuk Klenteng

Warna Warni Rasa Kerupuk Klenteng

21/05/2026
Idul Adha 1447 H untuk Bojonegoro Bahagia

Idul Adha 1447 H untuk Bojonegoro Bahagia

27/05/2026
ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

30/05/2026
Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

20/05/2026
Membaca Wigati, Membaca Batin Perempuan Jawa Pesantren

Membaca Wigati, Membaca Batin Perempuan Jawa Pesantren

31/05/2026
Kapan Kamu Terakhir Membaca Buku?

Kapan Kamu Terakhir Membaca Buku?

28/05/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023