Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Mitos & Sejarah

Perahu Besi Kuno di Bojonegoro, Dipercaya Peninggalan Dampo Awang

Redaksi
15/09/2023
Perahu Besi Kuno di Bojonegoro, Dipercaya Peninggalan Dampo Awang

Perahu Besi Bojonegoro/Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id

Penulis: Kajar Djati

Pada pertengahan tahun 2013, di sungai Bengawan Solo, Desa Ngraho Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, terjadi pengangkatan sebuah perahu besi setelah proses yang memakan waktu 13 hari. Meski sebenarnya, perahu besi kuno ini sudah lama dikenal oleh warga sekitar.

Saat musim kemarau, perahu tersebut muncul dari dasar sungai akibat pendangkalan. Namun oleh warga dianggap berbahaya dan tidak diusik karena dipercayai memiliki kekuatan supranatural yang terkait dengan mitos Dampu Awang, seorang tokoh Tiongkok.

Pada Juni 2013, perahu ini akhirnya diangkat dan ditempatkan di Punden Mbah Pung Prodo, Desa Ngraho, setelah melewati upacara adat. Perahu ini memiliki panjang sekitar 24 meter dan lebar lambung kapal sekitar 4 meter, terbagi menjadi 5 bagian terpisah.

Teknik pembuatannya menggunakan teknik keling, yaitu menempelkan bagian-bagian lembaran besi dengan cara ditempelkan dan diberi paku sebagai pengaitnya. Identifikasi teknik pembuatan ini menunjukkan bahwa perahu besi ini dibuat sebelum era kolonial Belanda, diperkirakan pada masa berdirinya kongsi dagang VOC Belanda di kurun waktu 1602-1800 untuk mengangkut hasil bumi dari pedalaman Jawa.

Siapa Dampo Awang?

Di masyarakat pesisir Jawa Tengah, legenda tentang Dampo Awang telah diceritakan secara turun temurun. Ada yang bilang dia merupakan nama lain dari Laksamana Cheng Ho, pelaut Cina yang melakukan ekspedisi ke Nusantara pada abad ke-15, ada pula yang menyebutnya sebagai seorang sakti yang mampu menerbangkan kapalnya hingga di saat mendarat, kapal itu kemudian berubah menjadi sebuah gunung.

Pembahasan soal sosok Dampo Awang-pun ditemukan dalam berbagai literasi-literasi kuno dan juga cerita rakyat. Lalu siapa sebenarnya sosok legenda masyarakat pesisir utara Jawa Tengah itu?

Dilansir dari Budaya-tionghoa.net, ahli sejarah asal Cirebon, Pangeran Suleman Sulendraningrat menyebut bahwa Dampo Awang adalah pedagang asal Cina yang kaya raya. Dulunya ia identik dengan nama Sam Po Kong atau Sam Po Loa Tang atau Sam Po Toa Jin atau Sam Po Bo.

Dikutip dari laman budaya-indonesia.org, Dampo Awang adalah seorang pedagang kaya dari Cina yang memimpin perjalanan laut menuju pulau Jawa untuk menyebarkan ajaran Kong Hu Cu. Di pulau Jawa, ia bertemu dengan Sunan Bonang, seorang tokoh agama Islam yang juga aktif menyebarkan ajarannya. Awalnya, Dampo Awang mencoba menghalangi penyebaran Islam, namun rencananya digagalkan. Setelah kegagalan pertama, Dampo Awang kembali dengan pasukan yang lebih besar, namun kali ini penduduk daerah tersebut telah memeluk agama Islam. Sunan Bonang kembali mengalahkannya dan menghukum Dampo Awang dengan menghancurkan kapalnya dan membiarkannya terapung di laut. Akibat peristiwa ini, daerah tersebut dinamakan Rembang, yang sekarang menjadi Kabupaten di Jawa Tengah.

Tags: BojonegoroDampo AwangPerahu Besi BojonegoroSejarah
Previous Post

Perahu Kuno di Trucuk Bojonegoro, Membayangkan Perdagangan Masa Kesultanan Mataram

Next Post

Rekomendasi Hotel di Bojonegoro, Simak Tarif dan Alamatnya Berikut Ini!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Aliansi Buruh Bojonegoro Bersatu Turun Jalan, Suarakan 17 Tuntutan di Hari Buruh Sedunia 2026

Aliansi Buruh Bojonegoro Bersatu Turun Jalan, Suarakan 17 Tuntutan di Hari Buruh Sedunia 2026

02/05/2026
Peringati WPFD 2026, AJI Bojonegoro Gelar Diskusi Merawat Kemerdekaan Pers untuk Publik

Peringati WPFD 2026, AJI Bojonegoro Gelar Diskusi Merawat Kemerdekaan Pers untuk Publik

04/05/2026
Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

Aku, Kerupuk Klenteng, dan Cerita Rasa

20/05/2026
JFX Hoery, Merawat Sastra Jawa dengan Karya dan Perpustakaan di Rumahnya

JFX Hoery, Merawat Sastra Jawa dengan Karya dan Perpustakaan di Rumahnya

26/04/2026
Cerita Strategi Anton Indarno Merawat Bisnis Kerupuk Klenteng, Warisan Keluarga Sejak 1929

Cerita Strategi Anton Indarno Merawat Bisnis Kerupuk Klenteng, Warisan Keluarga Sejak 1929

19/05/2026

4 Tips Produktif Menulis Ala JFX Hoery, Sang Maestro Sastra Jawa Bojonegoro

29/04/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023