Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Mitos & Sejarah

Kenapa Orang Madura Banyak Migrasi ke Jawa? Ini Sejarahnya Sesuai Hasil Riset

Redaksi
02/12/2023
Kenapa Orang Madura Banyak Migrasi ke Jawa? Ini Sejarahnya Sesuai Hasil Riset

Warga Madura Tempo Doeloe/Sumber: sultansinindonesieblog

Penulis: Kajar Djati

Boleh jadi, tidak ada warga yang bermigrasi sebanyak warga Madura. Warga di Pulau Garam ini sangat banyak migrasi di sejumlah daerah di jawa. Tidak ada catatan sejarah mulai kapan warga Madura banyak migrasi ke luar daerah.

Namun, sebuah buku berjudul Geografi Budaya Daerah Jawa Timur yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1983, sedikit banyak menjawabnya. Namun, lebih pada kenapa warga Madura bermigrasi keluar daerah, dan sebarannya di mana saja.

Penelitian tersebut dilakukan tahun 1983. Sehingga, kini tentu sebaran warga Madura sudah banyak berubah. Persebaran migran tersebut di antaranya di daerah-daerah Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Surabaya, Gresik dan lainnya.

Nah, kenapa warga Madura banyak bermigrasi ke daerah lain? Berikut beberapa penyebab sebagaimana dikemukakan dalam buku tersebut.

1. Karakteristik Geografis Pulau Madura

Pulau Madura memiliki kondisi fisik yang kurang mendukung untuk kegiatan pertanian. Sebagian besar wilayahnya terdiri dari tanah kapur yang terbentuk pada zaman pleistosin, umumnya tidak subur untuk pertanian. Morfologi pulau ini juga tidak menguntungkan karena terdapat banyak pegunungan dan bukit-bukit, sedangkan dataran rendah yang dapat digunakan untuk pertanian terbatas. Secara keseluruhan, tanah di Madura memiliki sifat solum dangkal, tekstur liat, struktur kersai bergumpal, rentan terhadap erosi, tingkat kesuburan rendah hingga sedang, dan kandungan unsur hara terutama nitrogen yang rendah.

2. Aspek Politik

Berdasarkan data historis, terdapat hubungan antara penguasa-penguasa di Jawa dan Madura melalui perkawinan atau penguasaan militer. Semua ini dilakukan dengan tujuan politis oleh penguasa di kedua wilayah tersebut.

3. Hubungan Perdagangan

Hubungan perdagangan antara pelabuhan-pelabuhan di Madura dan kota-kota di pantai utara Jawa Timur sudah terjalin sejak zaman dahulu. Pelabuhan seperti Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Kamal terlibat dalam perdagangan dengan pelabuhan-pelabuhan di pantai utara Jawa Timur seperti Gresik, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, dan Besuki. Perdagangan ini melibatkan pertukaran komoditi antar kedua wilayah.

4. Kontribusi dalam Peperangan

Partisipasi orang Madura dalam kegiatan militer, baik untuk kepentingan penguasa setempat maupun sebagai bantuan kepada pemerintah Belanda atau raja-raja, melibatkan banyak individu dari Madura di daratan Jawa.

5. Perubahan Mata Pencaharian

Meskipun sebagian besar penduduk Madura memiliki mata pencaharian sebagai petani, kondisi alam yang tidak mendukung pertanian menyebabkan sebagian dari mereka beralih ke mata pencaharian lain, seperti berdagang atau mencari ikan. Hal ini mendorong sebagian besar penduduk Madura untuk berpindah ke daerah lain dan berintegrasi dengan penduduk setempat.

6. Perlakuan Penguasa Setempat

Penguasa setempat sering kali membuat peraturan yang tidak selalu diterima dengan baik oleh penduduk, seperti menghindari kewajiban militer untuk kepentingan Belanda. Selain itu, mereka berusaha menghindari penindasan, pemerasan, tekanan, dan perlakuan tidak adil dari penguasa setempat.

Tags: JawaMigrasi MaduraPulau MaduraSejarahWarga Madura
Previous Post

Bojonegoro Jobfair 2023, Sediakan Ribuan Lowongan Kerja

Next Post

Ini Daftar Pemenang Lomba Bertutur Siswa SD/MI Se-Bojonegoro Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Bahasa Jawa dan JFX Hoery

Bahasa Jawa dan JFX Hoery

30/04/2026
Jurnalistik Trip #5: Cerita Jejak Rasa Kerupuk Klenteng Bojonegoro

Jurnalistik Trip #5: Cerita Jejak Rasa Kerupuk Klenteng Bojonegoro

17/05/2026
Cerita Strategi Anton Indarno Merawat Bisnis Kerupuk Klenteng, Warisan Keluarga Sejak 1929

Cerita Strategi Anton Indarno Merawat Bisnis Kerupuk Klenteng, Warisan Keluarga Sejak 1929

19/05/2026
Warna Warni Rasa Kerupuk Klenteng

Warna Warni Rasa Kerupuk Klenteng

21/05/2026
Menjaga Warisan 1929, Filosofi Adaptasi dan Keteguhan di Balik Renyahnya Kerupuk Klenteng

Menjaga Warisan 1929, Filosofi Adaptasi dan Keteguhan di Balik Renyahnya Kerupuk Klenteng

18/05/2026
Baca SERUNI, Suguhan Terbaru Perpustakaan dan UKMP Griya Cendekia Unugiri  

Baca SERUNI, Suguhan Terbaru Perpustakaan dan UKMP Griya Cendekia Unugiri  

16/05/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023