Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Sosok

Kisah Masa Kecil Sudharmono Wapres ke-5 RI, Anak Carik Kabalan dan Cucu Camat Balen 

Nanang Fahrudin
07/07/2026
Kisah Masa Kecil Sudharmono Wapres ke-5 RI, Anak Carik Kabalan dan Cucu Camat Balen 

Aku suka buku ini. Juga cara mengisahkannya. Judulnya “Masa Kecilku”. Buku ini menceritakan kehidupan masa kecil Sudharmono, tokoh besar Indonesia di masa Orde Baru, Wakil Presiden ke-5 Republik Indonesia (1988-1993). Buku ini diceritakan sendiri oleh Sudharmono. Jadi semacam otobiografi.

Desain layout dan cara penceritaan sangat sederhana. Maklum, buku ini memang diperuntukkan bagi bacaan anak. Beberapa gambar ilustrasi dibikin untuk menambah keasyikan membacanya. Meski untuk anak-anak, buku ini bukan berarti nggak layak dibaca oleh orang dewasa. Karena perjalanan hidup sang Wapres, tentu bisa dikonsumsi oleh siapapun guna menjadi inspirasi bagi pembacanya.

Buku “Masa Kecilku” yang aku punya, didesain sederhana dengan sampul hard cover. Muka sampul depan hanya berupa tulisan judul dan nama pengarang. Penerbitnya adalah Yayasan Karsa Luhur Sejati, Jakarta dan dicetak pertama kali tahun 1993. Pada tahun 1994 mengalami dua kali cetak ulang yakni Februari dan Maret. Memang recomended sih.

Lalu siapa Sudharmono? Dan bagaimana kehidupan masa kecilnya? 

Sang Wapres adalah anak dari Soepijo Wirodiredjo seorang carik atau sekretaris desa (sekdes) Kabalan, Kecamatan Kanor. Sedang ibunya bernama Raden Nganten Sukarsi yang merupakan putri asisten wedana (sekarang disebut camat) Balen. Dua kecamatan itu berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Jadi Sudharmono adalah keturunan para priyayi Bojonegoro.

Ayahnya mengawali karier menjadi pegawai magang di kantor Kecamatan Balen. Saat itulah Soepijo bertemu dengan Sukarsi. Waktu bertemu, Sukarsi adalah seorang janda karena suami terdahulu meninggal dunia. Cinta Soepijo dan Sukarsi akhirnya menjalin cinta dan menikah. Soepija lalu diterima kerja menjadi juru tulis di Kecamatan Cerme, Gresik. Di sinilah pada tahun 1927 Sudharmono lahir. Kakaknya, Mbak Siti, lahir pada tahun 1924. Dan kakak tertuanya, Mas Sunar lahir pada tahun 1921. 

Kisah masa kecil Sudharmono banyak menemui jalan terjal dan kesedihan. Hidupnya begitu pahit. Ketika ia berusia 2 tahun, sang ayah dipindah ke Tuban menjadi juru tulis di Kepatihan (Wakil Bupati). Tapi di Tuban inilah sang ibu meninggal dunia saat melahirkan anak keempat atau adik sang Wapres. Kematian sang ibu membuat ayahnya sedih dan terpukul hingga akhirnya menyusul meninggal dunia beberapa bulan kemudian saat dirawat di Surabaya. Tapi sebelum meninggal, ayahnya sempat dipindah ke Tambakrejo, Bojonegoro. 

Masa kecil sang Wapres berpindah-pindah tempat tinggal karena sudah yatim piatu. Sehingga ia dan Mbak Siti berpindah dari Surabaya ke Jombang, lalu ke Wringin Anom (Gresik) kemudian ke Rembang. Perjalanan hidup yang keras dan penuh kesedihan dialami sang Wapres kecil. Saat di Jombang, ia dan kakaknya diperlakukan seperti pembantu dan sering dihajar. Hingga akhirnya keduanya keluar rumah berjalan kaki menyusuri rel kereta api. Di pikiran kecilnya, dengan berjalan kaki keduanya bisa sampai ke Mbah Kanor, di Desa Kabalan. Mbah Kanor, begitu sang Wapres menyebutnya sangat menyayangi mereka, dua anak kecil yang tak lagi punya orangtua. 

Tapi dengan hidup yang keras itu, sang Wapres kecil berlatih disiplin. Itu yang membentuk pribadinya di masa dewasa. Hingga akhirnya ia mampu melewatinya dengan kesuksesan dan bisa melanjutkan ke sekolah. Ia lebih banyak menghabiskan sekolah di Rembang bersama Mbah Siten di Rembang, yakni keluarga dari ibu. Dan kemudian masuk militer hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan orang kedua di Indonesia.

Lalu, apa yang bisa diambil usai membaca buku ini? Anda tentu punya jawaban tersendiri. Tapi, bagiku, biografi yang ditulis khusus untuk anak-anak masih sangat jarang, sehingga buku ini menjadi penting. Selain itu, sosok-sosok penting yang memiliki kedekatan dengan Bojonegoro jarang sekali diulik. 

Sudharmono, sang wapres di era Orde Baru ini hanyalah salah satu contoh saja. Saya yakin masih jarang yang mengetahui jika sang wapres adalah cucu dari orang-orang Bojonegoro. Mbah dari ibu adalah Camat Balen, sedang mbah dari ayah adalah Carik Kabalan-Kanor. 

Selain Sudharmono ada banyak tokoh-tokoh penting negeri ini yang jika diceritakan kepada anak-anak bisa menumbuhkan kebanggaan tersendiri. Bahkan, tak hanya anak-anak saja, orang dewasa di Bojonegoro juga pasti bisa senang karena ada orang-orang penting yang memiliki kedekatan dengan daerahnya. 

Beberapa tokoh lain bisa disebut seperti Tirto Adhie Soerjo yang merupakan cucu bupati Bojonegoro. Lalu ada Pratikno, kakak dari Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang saat ini menjabat,  yang menjadi Menteri. Di bidang jurnalistik dan sastra, ada Titi Said (1935-2011) yang asli Bojonegoro. 

Nah, bagaimana? Banyak tokoh lokal yang layak menjadi bahan bacaan untuk diteliti lebih lanjut. 

 

Tags: BiografiBojonegoroBukuMasa Kecil TokohSudharmono
Previous Post

Makna Tembang Gundhul-Gundhul Pacul

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Pleret dan Kenangan Masa Kecil

Pleret dan Kenangan Masa Kecil

30/06/2026
Imajinasi Toko Buku dalam Buku

Imajinasi Toko Buku dalam Buku

15/06/2026
ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

17/06/2026
Kisah Masa Kecil Sudharmono Wapres ke-5 RI, Anak Carik Kabalan dan Cucu Camat Balen 

Kisah Masa Kecil Sudharmono Wapres ke-5 RI, Anak Carik Kabalan dan Cucu Camat Balen 

07/07/2026
Ngopi di Warkop dan Langkah Kecil Keluar dari Algoritma

Ngopi di Warkop dan Langkah Kecil Keluar dari Algoritma

25/06/2026
Menyantap Mie Ayam “Terenak” Rahayu, Pilihan Menunya Paling Banyak di Bojonegoro   

Menyantap Mie Ayam “Terenak” Rahayu, Pilihan Menunya Paling Banyak di Bojonegoro   

30/06/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023