Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bojonegoro Kota

Kisah Mbah Balok Kayu Jati Raksasa Panjang 17 Meter, Kini Jadi ‘Penghuni’ Alun-alun Bojonegoro

Redaksi
29/09/2023
Kisah Mbah Balok Kayu Jati Raksasa Panjang 17 Meter, Kini Jadi ‘Penghuni’ Alun-alun Bojonegoro

Kisah Mbah Balok Kayu Jati Raksasa Panjang 17 Meter, Kini Jadi 'Penghuni' Alun-alun Bojonegoro/Sumber: Bojonegorokab

Penulis: Kajar Alit Djati

Kabupaten Bojonegoro memang sangat dikenal dengan potensi kayu jatinya. Tak heran jika kayu jati menyimpan sejarah yang sangat panjang. Banyak istilah kemudian muncul, diantaranya orang kalang atau blandong.

Namun, ada fakta menarin terkait kayu jati yang ada di Bojonegoro. Salah satunya, adalah kayu jati raksasa sepanjang 17 meter yang ditemukan warga. Kayu jati raksasa tersebut kemudian diberi nama Mbah Balok. Kini Mbah Balok berada di pojok alun-alun kota Bojonegoro. Bagaimana kisahnya?

Proses Pemindahan Mbah Balok

Dikutip dari laman Pemkab Bojonegoro, tepat pada pukul 08.00 pagi (7/11/2015), kayu jati raksasa itu mulai dipindahkan. Awalnya kayu jati berada di Tempat Penampungan Kayu (TPK) milik Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Perhutani di kawasan Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Bojonegoro, Jawa Timur.

Prosesi pemindahan kayu dibuka dengan kesenian gendruwonan, serta suara cemeti yang menyemangati 15 pasang pria yang bertugas memikul kayu jati bernama Mbah Balok tersebut.

Di bagian belakang, tetabuhan gending yang diwarnai dengan tembang tulak kala yang dinyayikan oleh belasan remaja berpakaian hitam menjadi penutup iring-iringan perjalanan Mbah Balok.

Pemindahan Mbah Balok ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-338. Perjalanan membawa batang kayu yang ditemukan di dasar sungai Bengawan Solo pada 1994 lalu itu membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

Kayu Mbah Balok diperkirakan mempunyai berat sekitar 3 ton. “Ini termasuk cagar budaya dan sudah ada aturannya. Ini hanya dipindahkan dari TPK,” kata Amir Syahid, Kepala Disbudpar Bojonegoro saat itu.

Jadi Monumen Gotong Royong

Mengutip situs antara 7 November 2015, Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Disbudpar Bojonegoro Suyanto menuturkan Sesuai pasal 104 dan pasal 105, seseorang yang sengaja merusak benda cagar budaya diancam dengan hukuman penjara 15 tahun atau denda Rp5 miliar.

Puluhan warga di daerah setempat dengan cara memikul dan memanfaatkan dua gerobak memindahkan kayu jati temuan yang semula tersimpan di TPK ke alun-alun, dengan cara mengarak melalui jalan protokol sejauh sekitar 3 kilometer.

“Kayu jati ini dijadikan monumen Gotong Royong. Biaya pemindahan kayu ini lebih dari Rp50 juta. Ya, sebagian ada bantuan dari pihak luar,” ucap Suyanto

Tags: Alun Alun BojonegoroMbah BalokPemkab Bojonegoro
Previous Post

Mengenal Kawasan Padangan Bojonegoro, Intip Beberapa Fasilitas yang Tersedia

Next Post

Makna Sebenarnya Jer Basuki Mawa Beya yang Sering Disalahartikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Catatan Pendek Sebelum Nonton The Odyssey

Catatan Pendek Sebelum Nonton The Odyssey

17/07/2026
Kolaborasi dengan Mastumapel.com, Perpustakaan Unugiri Gelar Obrolan Buku Karya Lilik Budi Witoyo

Kolaborasi dengan Mastumapel.com, Perpustakaan Unugiri Gelar Obrolan Buku Karya Lilik Budi Witoyo

16/07/2026
Mengenal Sosok Titie Said, Jurnalis dan Novelis asal Bojonegoro yang 2 Periode Pernah Jadi Ketua LSF

Mengenal Sosok Titie Said, Jurnalis dan Novelis asal Bojonegoro yang 2 Periode Pernah Jadi Ketua LSF

20/07/2026
Usung Pengembangan Potensi Lokal Berbasis SDGs, KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 20 Resmi Dibuka di Desa Meduri

Usung Pengembangan Potensi Lokal Berbasis SDGs, KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 20 Resmi Dibuka di Desa Meduri

15/07/2026
Obrolan Minggu Malam Mastumapel: Ke Mana Arah Jalan Radio di Era TikTok?

Obrolan Minggu Malam Mastumapel: Ke Mana Arah Jalan Radio di Era TikTok?

27/07/2026
Tersesat di Hutan dan Obrolan Buku “Range” yang Belum Selesai

Tersesat di Hutan dan Obrolan Buku “Range” yang Belum Selesai

12/07/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023