Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bojonegoro Utara

Makam Tua Kyai Tameng Jati di Desa Sudah Bojonegoro, Disebut Tokoh Penyebar Islam

Redaksi
10/06/2024
Makam Tua Kyai Tameng Jati di Desa Sudah Bojonegoro, Disebut Tokoh Penyebar Islam

Makam Tua di Malo/Sumber: Desa Sudah

Di Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro terdapat makam tua. Belum ada penelitian yang menyebut siapa sosok yang dikuburkan di makam tersebut. Namun, warga setempat mengenalnya sebagai makam Kyai Tameng Jati.

 Jika Anda pergi ke Kecamatan Malo, mudah sekali menemukan makam ini. Apalagi akses menuju ke Malo saat ini sudah cukup bagus. Jalan cor memudahkan akses dari kota Bojonegoro ke Malo, atau dari arah Cepu ke Malo.

Dikutip dari laman Desa Sudah, dari penuturan Fathul Mu’in, banyak masyarakat sekitar yang datang untuk berziarah, namun banyak masyarakat yang tidak tahu siapa Kiyai Tameng Jati sebenarnya. Asal usulnya.

“Masyarakat hanya sekadar mengetahui kalau beliau adalah salah satu penyebar islam di daerah ini,” kata keluarga juru kunci makam.

Bahkan banyak penziarah yang berasal dari luar kabupaten, dan luar Provinsi Jawa Timur.

Bahkan ada yang menyebut bahwa Kyai Tameng Waja memiliki teman saat menyebarkan islam di Sudah. Yakni Kiyai Sepet Jati dan Kiyai Dimar Jati.

Menurut Mbah Kasmani (sesepuh Desa Sudah), tak ada yang tahu siapa nama asli Kiyai Sepet Jati dan Kiyai Dimar Jati. “Setelah berhasil mengislamkan masyarakat desa Sudah dan sekitarnya, Kiyai Sepet Jati dan Kiyai Dimar Jati lelono (pindah) ke barat, untuk menyebarkan islam lagi, namun entah ke barat mana dan ketiga penyebar islam tersebut mempunyai kelebihan masing-masing,” tuturnya sebagaimana dikutip dari website Desa Sudah.

Fatkhul Mu’in juga menceritakan, tentang pernah ada kiyai asal Pondok Pesantren (Ponpes) yang ziarah ke makam bersama puluhan jemaah naik tiga bus. Kiyai tersebut mengatakan, besok pada waktu yang akan datang, sejarah dari Kiyai Tameng Jati akan terungkap.

Hingga kini warga sering menggelar doa bersama, tahlilan setiap malam jumat pahing di sekitar makam.

Tags: Desa SudahKyat Tameng JatiMakam KunoMakam Tua
Previous Post

Ternyata Ada Kampung Jawa di Mekkah Sejak Abad Ke-18, Ini Kisahnya

Next Post

Tempat Bersantai Itu Bernama Toko Kopi Dua Saudara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

JFX Hoery, Merawat Sastra Jawa dengan Karya dan Perpustakaan di Rumahnya

JFX Hoery, Merawat Sastra Jawa dengan Karya dan Perpustakaan di Rumahnya

26/04/2026
Aliansi Buruh Bojonegoro Bersatu Turun Jalan, Suarakan 17 Tuntutan di Hari Buruh Sedunia 2026

Aliansi Buruh Bojonegoro Bersatu Turun Jalan, Suarakan 17 Tuntutan di Hari Buruh Sedunia 2026

02/05/2026
AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

AJI, KPI, dan GMNI Bojonegoro Gelar Aksi Damai Peringati Hari Kartini di Depan Kantor DPRD

21/04/2026
Bahasa Jawa dan JFX Hoery

Bahasa Jawa dan JFX Hoery

30/04/2026
JFX Hoery, Mutiara di Ujung Barat Bojonegoro 

JFX Hoery, Mutiara di Ujung Barat Bojonegoro 

27/04/2026
Peringati Hari Kartini 2026, Perpustakaan Unugiri Gelar Talk Show Woman Campus in Kartini Days

Peringati Hari Kartini 2026, Perpustakaan Unugiri Gelar Talk Show Woman Campus in Kartini Days

21/04/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023