Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bisnis

ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

Nanang Fahrudin
17/06/2026
ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

Kabupaten Bojonegoro sejak lama sudah dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Hal itu terbukti dari prestasi tingkat nasional. Yakni pada 1991 meraih juara nasional Insus Padi. Insus adalah Intensifikasi Khusus. Dan lanjut tahun 1992, Kabupaten Bojonegoro terpilih menjadi juara nasional Insus Kedelai.

Penyerahan penghargaan Insus Kedelai ini dilakukan oleh Presiden Soeharto di Istana Negara Bersama dengan Kabupaten Mojokerto yang memperoleh juara nasional TRI (Tebu Rakyat Intensifikasi).

Raihan juara nasional ini dicatat dalam Harian Ekonomi Neraca edisi Senin 18 Januari 1993. Dalam berita itu, disebutkan prestasi Bojonegoro ini memperoleh pujian dari Gubernur Jatim Soelarso. “Bojonegoro menjadi lumbung pangan menyumbang stok pangan nasional setiap tahun sekitar 50.000 ton beras,” kata Gubernur.

Pada masa itu, Indonesia masih impor kedelai sekitar 300.000 ton/tahun. Sedang Provinsi Jatim menargetkan produksi kedelai sebanyak 537.000 ton. Bupati Bojonegoro Imam Soepardi menuturkan keberhasilan Bojonegoro tak lain karena petani, kelompok tani, dan KUD yang harmonis. Petani kedelai, sebagian merupakan petani tembakau yang beralih karena panen tembakau yang tidak begitu bagus. Areal tanaman kedelai Bojonegoro mencapai 19.200 hektare dengan produksi rata-rata 3,5 ton. Pada masa itu, petani tembakau juga banyak yang beralih ke kapas.

Sebagai catatan tambahan, bahwa pertanian tembakau di Kabupaten Bojonegoro memang mengalami pasang surut. Dan era 1990 an, panen tembakau kurang berhasil, sehingga Pemkab Bojonegoro berusaha membuat terobosan-terobosan, yang salah satunya menjalankan program Insus Kedelai.

Tags: Arsip KoranBojonegoroEkonomi
Previous Post

Perkuat Identitas Lewat Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Next Post

Kisah Jaka Tingkir: Kesaktian Masa Kecil, Menjadi Sultan Pajang, Lalu Dikalahkan Anak Angkat

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Festival Ledre, Kopi Ledre, dan Cerita Ledre-Ledre Lainnya 

Festival Ledre, Kopi Ledre, dan Cerita Ledre-Ledre Lainnya 

12/10/2026
Gampang-gampang Susah Jadi Penulis dalam Workshop Literasi IKIP PGRI Bojonegoro Bareng Mastumapel

Gampang-gampang Susah Jadi Penulis dalam Workshop Literasi IKIP PGRI Bojonegoro Bareng Mastumapel

08/10/2026
Surasane Tembang Gundhul-Gundhul Pacul

Surasane Tembang Gundhul-Gundhul Pacul

27/10/2026
Bedah Buku “Buruh Tembakau Bojonegoro” di Perpus Unigoro, Nyalakan Literasi dan Merekam Sejarah Lokal

Bedah Buku “Buruh Tembakau Bojonegoro” di Perpus Unigoro, Nyalakan Literasi dan Merekam Sejarah Lokal

30/10/2026
Sombat Sambat Nonton Dokumenter Aib Sang Guru, Suarakan Lawan Kekerasan Seksual

Sombat Sambat Nonton Dokumenter Aib Sang Guru, Suarakan Lawan Kekerasan Seksual

25/10/2026
Manusia Kamar dan Kita Hari Ini

Manusia Kamar dan Kita Hari Ini

19/10/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023

imunify-bot-check