Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Berita

Ketua Tanfidziah MWCNU Ngasem: Menulis Memperpanjang Umur

Redaksi
02/08/2026
Ketua Tanfidziah MWCNU Ngasem: Menulis Memperpanjang Umur

Salah satu manfaat menulis adalah dapat memperpanjang umur. Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziyah MWCNU Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, KH Nailin Fauz Misbah dalam pembukaan acara Madrasah Jurnalensa untuk Zona Selatan, Sabtu (1/8/2026) di Kantor MWCNU Ngasem.

Madrasah Jurnalensa digelar oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTNNU) Bojonegoro. Sebelumnya telah digelar dua kali Madrasah Jurnalensa, yakni untuk zona timur dan zona tengah. “Banyak ulama-ulama yang sudah kapundut, usianya panjang tulisan masih dibaca dan dipelajari sampai sekarang,” ujar Fauz.

Adanya Madrasah Jurnalensa ini, sangat positif untuk membangun keterampilan menulis bagi kader-kader NU. Butuh keterampilan menulis untuk bisa membuat tulisan. Terlebih menulis membuat berita di media.

Melalui kegiatan Madrasah Jurnalensa, diharapkan banyak tulisan-tulisan NU yang muncul di media, sehingga berita-berita negatif bisa bisa diperangi dengan positif dari pemberitaan positif dari NU.

“Banyak kegiatan di MWCNU Ngasem yang bisa dibuatkan berita. Sebenarnya mudah menulis berita, yang penting 5W dan 1H, tinggal SDM yang mau belajar dan menulis,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa tulisan akan dibaca orang meski sudah meninggal. Sejumlah ulama telah menjadi bukti dan bisa menjadi pelajaran. Diantaranya penulis kitab Ta’lim Mutaallim yakni Imam Zarnuji, meski penulis sudah meninggal, kitabnya dibaca dan dikaji hingga kini.

Gus Fauz, begitu ia biasa disapa, mengatakan bahwa kegiatan orang NU itu cukup banyak, tapi kurang ada yang menulis. Sehingga, keberadaan Jurnalensa yang diinsiasi oleh LTNNU Bojonegoro ini diharapkan bisa memperbanyak tulisan-tulisan tentang NU.

Tags: JurnalensaLiterasiLTNNU BojonegoroMWCNU
Previous Post

Obrolan Minggu Malam Mastumapel: Ke Mana Arah Jalan Radio di Era TikTok?

Next Post

Catatan dari Pinggiran Hutan Jati: Menyalakan Api Cita-Cita Anak di SMPN Satu Atap Soko Temayang

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Festival Ledre, Kopi Ledre, dan Cerita Ledre-Ledre Lainnya 

Festival Ledre, Kopi Ledre, dan Cerita Ledre-Ledre Lainnya 

12/10/2026
Manusia Kamar dan Kita Hari Ini

Manusia Kamar dan Kita Hari Ini

19/10/2026
Bedah Buku “Buruh Tembakau Bojonegoro” di Perpus Unigoro, Nyalakan Literasi dan Merekam Sejarah Lokal

Bedah Buku “Buruh Tembakau Bojonegoro” di Perpus Unigoro, Nyalakan Literasi dan Merekam Sejarah Lokal

30/10/2026
Surasane Tembang Gundhul-Gundhul Pacul

Surasane Tembang Gundhul-Gundhul Pacul

27/10/2026
Sombat Sambat Nonton Dokumenter Aib Sang Guru, Suarakan Lawan Kekerasan Seksual

Sombat Sambat Nonton Dokumenter Aib Sang Guru, Suarakan Lawan Kekerasan Seksual

25/10/2026
Gampang-gampang Susah Jadi Penulis dalam Workshop Literasi IKIP PGRI Bojonegoro Bareng Mastumapel

Gampang-gampang Susah Jadi Penulis dalam Workshop Literasi IKIP PGRI Bojonegoro Bareng Mastumapel

08/10/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023

imunify-bot-check