Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Destinasi

Bupati Setyo Wahono: Perlu Membangun Identitas Bojonegoro

Kajar Alit Djati
25/03/2026
Bupati Setyo Wahono: Perlu Membangun Identitas Bojonegoro

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono

“Dulu Bojonegoro dikenal Kota Ledre,” kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memberi sambutan di acara Kalender Event, Rabu (18/3/2026). Seiring waktu, sebutan Kota Ledre ternyata mulai menghilang.

Dulu, kata Bupati, pada era tahun 2010 an, Ledre memang menjadi kue khas oleh-oleh asli Bojonegoro. Meski ledre itu tidak ada cap Bojonegoro, banyak orang tetap memberikan identitas bahwa ledre itu dari Bojonegoro. Pusat produksinya ada di Kecamatan Padangan. Kekuatan identitas itulah yang harus kembali direbut.

Ledre memang Bojonegoro banget. Sayangnya, semakin ke sini ledre makin meredup. Perlu ada inovasi, semisal membuat ledre yang langsung sekali hap masuk mulut. Karena jika ukuran panjang maka ketika dimakan, sisanya di tangan akan ambyar dan mengotori baju. Meski kue kering, tapi remah-remah ledre akan membuat orang berpikir dua kali memakannya. Akan berbeda jika dipotong kecil-kecil yang langsung bisa dimakan.

Dari satu hal tentang identitas daerah, Bupati kemudian memperluas cara berpikir mengembangkan pariwisata Bojonegoro. Hal terpenting yang selalu ditekankan adalah koordinasi semua organisasi perangkat daerah. Berkali-kali, Bupati menekankan agar OPD tidak mementingkan egonya saja.

Persoalan pariwisata adalah bagaimana menemukan titik-titik potensi wisata, yang kemudian ditentukan apa saja support yang diperlukan. Lewat koordinasi OPD, pariwisata akan bisa maju. Semisal ada satu objek wisata, yang membutuhkan infrastruktur, maka dinas terkait bisa memberi support. Jika objek wisata memerlukan UMKM, maka warga didorong untuk membuat UMKM. Jika objek wisata membutuhkan embung, maka Dinas PU Cipta Karya bisa membangun.

“Ini yang namanya kolaborasi. Ini PR bersama,” tegas Wahono. Ia juga menyoroti peran camat dalam pengembangan pariwisata. Camat adalah pejabat yang memiliki wilayah, sehingga sangat wajar jika beban kerja camat cukup berat. Camat tanpa melalui pemilihan dan telah memperoleh wilayah. Sehingga hal itu perlu sepadan dengan tanggungjawab yang diemban. Camat harus mampu memetakan potensi wilayahnya.

“Tidak perlu formal-formal. Oret-oretan tangan juga tidak apa-apa diajukan ke saya,” tegas Bupati. Dan memang Bupati Wahono adalah sosok yang pengen gerak cepat dalam membangun Bojonegoro

Memang, identitas daerah adalah nomor satu. Dampaknya akan meluber ke berbagai bidang. Investasi akan masuk, UMKM berkembang, pariwisata naik, dan seterusnya. Oleh karena itu, Bupati terus mendorong untuk selalu bersinergi membangun pariwisata Bojonegoro.

“Termasuk BUMD juga harus berpikir. Mana pariwisata yang bisa dieksplorasi. Apa yang dibutuhkan, apa yang perlu disiapkan,” tegasnya.

Tags: BojonegoroIdentitas DaerahPariwisataWisata
Previous Post

MASTUMAPEL (Sejarah, Heritage, Kuliner): Menghadirkan Lokalitas di Tengah Universalitas

Next Post

7 Destinasi Wisata di Kecamatan Margomulyo-Bojonegoro, Gerbang Wilayah Perbatasan Ngawi

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Madrasah Jurnalensa, Ruang Bersama Belajar Jurnalistik Bagi “Jurnalis NU”

Madrasah Jurnalensa, Ruang Bersama Belajar Jurnalistik Bagi “Jurnalis NU”

19/07/2026
Obrolan Minggu Malam Mastumapel: Ke Mana Arah Jalan Radio di Era TikTok?

Obrolan Minggu Malam Mastumapel: Ke Mana Arah Jalan Radio di Era TikTok?

27/07/2026
Basofi Soedirman: Gubernur Jatim, Penyanyi dan Anak Jenderal dari Bojonegoro

Basofi Soedirman: Gubernur Jatim, Penyanyi dan Anak Jenderal dari Bojonegoro

14/08/2026
Logo Bodjonegoro Dulu dan Kini, Catatan Singkat Sejarah

Kapan Bojonegoro Ikut Mengikrarkan Kemerdekaan Indonesia?

17/08/2026
Mengenal Sosok Titie Said, Jurnalis dan Novelis asal Bojonegoro yang 2 Periode Pernah Jadi Ketua LSF

Mengenal Sosok Titie Said, Jurnalis dan Novelis asal Bojonegoro yang 2 Periode Pernah Jadi Ketua LSF

20/07/2026
Ketua Tanfidziah MWCNU Ngasem: Menulis Memperpanjang Umur

Ketua Tanfidziah MWCNU Ngasem: Menulis Memperpanjang Umur

02/08/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023