Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kenapa Hidung Kita Lebih Peka pada Bau Badan Orang Lain daripada Punya Sendiri? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Redaksi
09/09/2023
Kenapa Hidung Kita Lebih Peka pada Bau Badan Orang Lain daripada Punya Sendiri? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penjelasan Ilmiah bau badan/pexels

Ketika kita berada di angkutan umum, atau sedang berada di kerumuman, dan sinar matahari sedang panas-panasnya, kita sering terganggu dengan bau badan orang lain. Keringat menimbulkan bau badan yang kurang enak.

Nah, tapi apakah bau badan kita sendiri enak dan tidak mengganggu orang lain? Berikut ulasan ilmiah yang dikutip dari live science tentang kenapa kita tidak bisa mencium bau diri kita sendiri seperti halnya kita mencium bau orang lain?

Penciuman adalah Indera Pertama yang dikembangkan manusia

Hidung kita memiliki sekitar 400 reseptor penciuman berbeda yang mampu mendeteksi 10 jenis bau dan lebih dari 1 triliun aroma, dan penciuman diperkirakan merupakan salah satu indra pertama yang dikembangkan manusia

Kita memang bisa mencium bau kita sendiri, tapi seiring waktu, kita jadi kurang peka terhadap baunya. Hal ini disebut “kelelahan penciuman”. Meskipun belum sepenuhnya dipahami, ada kemungkinan ini terjadi karena perubahan pada reseptor penciuman atau cara otak kita merespons bau.

Ada situasi tertentu di mana kita lebih peka terhadap bau kita sendiri. Misalnya, setelah makan makanan dengan bau kuat seperti bawang putih, atau saat kita stres. Itu karena bau badan kita adalah unik, jadi kita lebih bisa mengenali perubahan apa pun pada baunya.

Bau Badan Mengindikasikan Kesehatan

Ternyata, bau badan kita juga bisa mengindikasikan kesehatan kita. Beberapa penyakit bisa mempengaruhi bau tubuh kita. Bau mulut yang mirip buah busuk bisa jadi tanda diabetes. Sementara bau keringat yang seperti roti panggang bisa terkait dengan tifus.

Tak hanya itu, bau badan juga berperan dalam hubungan sosial. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita cenderung lebih suka bau pria dengan gen yang berbeda dengan mereka. Bau badan kita membawa informasi tentang kompleks histokompatibilitas utama (MHC) yang terkait dengan kekebalan tubuh.

Jadi, meskipun kita mungkin sulit mencium bau badan kita sendiri, indera penciuman sebenarnya sangat penting dalam hidup kita.

Tags: Bau BadanIlmiahPenelitianPenjelasan Ilmiah
Previous Post

Kisah Cinta Angling Dharma dan Dyah Dursilawati, Tentang Kesetiaan dan Pengorbanan

Next Post

Profil RSUD Sumberrejo-Bojonegoro dan Layanan Medisnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Garis Batas: Perjalanan Menyingkap Makna Kehidupan

Garis Batas: Perjalanan Menyingkap Makna Kehidupan

16/04/2026
ARSIP: Atas Angin Vol 6 Tahun 2014, Wawancara Martin Aleida dan Joko Pinurbo

ARSIP: Atas Angin Vol 6 Tahun 2014, Wawancara Martin Aleida dan Joko Pinurbo

17/04/2026
Cerita Pengalaman Berkunjung ke Pak Hoery, Penulis Sastra Jawa di Padangan-Bojonegoro

Cerita Pengalaman Berkunjung ke Pak Hoery, Penulis Sastra Jawa di Padangan-Bojonegoro

26/04/2026
Basa Bojonegaran

Basa Bojonegaran

16/04/2026
JFX Hoery: Umurku Lagi Wolung Puluh Siji

JFX Hoery: Umurku Lagi Wolung Puluh Siji

28/04/2026
Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

Merawat Kemandirian Pangan Lokal Bojonegoro

21/04/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023