Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bisnis

Mengunjungi Rumah Batik Cussaybienna: Menguatkan Identitas dalam Semangat Kewirausahaan

Redaksi
06/05/2025
Mengunjungi Rumah Batik Cussaybienna: Menguatkan Identitas dalam Semangat Kewirausahaan

Nurul Cussaybienna memperagakan pembuatan batik ecoprint

Penulis: Mella Nindya Purnama, Melly Nanda Purnama, Fatimatus Soleha

 Mastumapel.com – Sejumlah mahasiswa peserta Jurnalistik Trip #3 mengunjungi Rumah Batik Cussaybienna milik Nurul Kholifah di Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (3/5/2025). Lewat kegiatan ini, mahasiswa menggali lebih dalam cerita inovasi batik ramah lingkungan yang telah dikembangkan Nurul sejak 2009. Para peserta diikuti  mahasiswa dari IKIP PGRI Bojonegoro dan Unugiri, serta ditemani oleh Nanang Fahrudin, inisiator program Jurnalistik Trip.

Kepada peserta trip, Nurul bercerita, ia memulai usahanya dengan modal terbatas. Pada 2009, ia membeli mesin jahit bekas seharga Rp 250.000 dan kain perca limbah jahit seharga Rp 150.000. Ia juga “mulung” serabut kelapa di sekitar rumah, dab menemukan pewarna alam pertamanya.

Sejak itu, Nurul bereksperimen untuk melakukan pewarnaan alami dengan berbagai bahan lokal. Diantaranya daun jambu, kulit manggis, dan daun ketapang untuk menciptakan warna alami yang beragam.

Beberapa batik karya Nurul Cussaybienna

Cussaybienna, kata Nurul, adalah salah satu dari sedikit rumah batik ecoprint di Bojonegoro. Tak heran jika rumah batiknya lebih dikenal dengan nama ecoprint. Padahal, ia juga memproduksi batik tulis dan batik cap.

Terkait batik ecoprint, Nurul memaparkan dua teknik utama ecoprint. Pertama adalah teknik ponding, yaitu menempel dan memukul daun kaya tanin pada kain yang telah dimordan dengan tawas untuk membuka pori-pori. Kedua adalah teknik kukus, di mana kain dan daun digulung rapat lalu dikukus selama dua jam untuk menghasilkan motif halus dan tahan lama.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa kemudian praktik langsung menata daun morengo dan pepaya jepang di atas kain katun. Lalu memukul-mukul atau teknik ponding. “Teknik ini mengajarkan kesabaran sekaligus kreativitas,” komentar salah satu mahasiswa IKIP PGRI.

Sejak 2009, Rumah Batik Cussaybienna telah berkembang. Dari rumah batik sederhana, Nurul membentuk perusahaan dan bekerjasama dengan berbagai lembaga pelatihan. Diantaranya Disnaker, Dinas Koperasi Provinsi Jatim, bahkan dari kementerian. Nurul berharap generasi muda terus meneruskan tradisi batik ecoprint sebagai warisan budaya yang dinamis.

Program Jurnalistik Trip #3 ini membuktikan bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan menguatkan identitas budaya sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Penulis merupakan mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro

Tags: BatikBatik BojonegoroCussaybiennaEcoprintNurul Cussaybienna
Previous Post

Cerita dari Jurnalistik Trip #3, Mencoba Langsung Membuat Batik Ecoprint Bareng Nurul Cussaybienna

Next Post

Batik Ecoprint Bojonegoro yang Ramah Lingkungan: Perjalanan Bisnis Kreatif Nurul Cussaybienna

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

ARSIP KORAN: Bojonegoro Raih Juara Nasional Insus Kedelai 1992

17/06/2026
Menyantap Mie Ayam “Terenak” Rahayu, Pilihan Menunya Paling Banyak di Bojonegoro   

Menyantap Mie Ayam “Terenak” Rahayu, Pilihan Menunya Paling Banyak di Bojonegoro   

30/06/2026
Kisah Jaka Tingkir: Kesaktian Masa Kecil, Menjadi Sultan Pajang, Lalu Dikalahkan Anak Angkat

Kisah Jaka Tingkir: Kesaktian Masa Kecil, Menjadi Sultan Pajang, Lalu Dikalahkan Anak Angkat

22/06/2026
Ngopi di Warkop dan Langkah Kecil Keluar dari Algoritma

Ngopi di Warkop dan Langkah Kecil Keluar dari Algoritma

25/06/2026
ARSIP KORAN 1980: Bojonegoro Punya 485 Taman Gizi

ARSIP KORAN 1980: Bojonegoro Punya 485 Taman Gizi

15/06/2026
Pleret dan Kenangan Masa Kecil

Pleret dan Kenangan Masa Kecil

30/06/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023