Mastumapel
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita
No Result
View All Result
Mastumapel
No Result
View All Result
Home Bisnis

Menanam Kopi di Dataran Rendah Bojonegoro; Sebuah Inovasi di Tengah Tantangan

Redaksi
21/01/2025
Menanam Kopi di Dataran Rendah Bojonegoro; Sebuah Inovasi di Tengah Tantangan

Peserta Jurnalistik Trip #1 saat mengamati buah kopi

Penulis: Mella Nindya Purnama, Melly Nanda Purnama, Fatimatus Soleha, Nafiq Lailatul Fahma

Lilik Budi Witoyo, warga Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, berhasil mencatatkan inovasi baru dalam pengembangan kopi di dataran rendah. Di tengah tantangan tanah vertisol dan suhu ekstrem Bojonegoro, Budi sukses membudidayakan empat jenis kopi: arabika, liberika, robusta, dan excelsa, di lahan seluas 520 meter persegi sejak 2019.

Budi, yang kemudian membuat kebun kopi, memulai proyek ini dengan berbagai tantangan. Tanah vertisol yang kurang subur membutuhkan pengelolaan khusus. Ia menggunakan kompos, pupuk, dan bahan organik untuk meningkatkan kandungan unsur hara tanah. Suhu panas khas Bojonegoro juga menjadi kendala utama, sehingga Budi menanam pohon-pohon peneduh seperti pule, durian, cempedak, jambu air, mangga, alpukat, dan jeruk madu.

“Awalnya kami menyiram tanaman setiap hari selama satu tahun tiga bulan pertama. Setelah itu, penyiraman hanya dilakukan saat musim kemarau,” tutur Budi, dalam kegiatan Jurnalistik Trip #1 yang digelar Mastumapel.com, Sabtu (18/1/2025).

Lilik Budi Witoyo saat di kebun kopinya

Kepada para mahasiswa peserta Jurnalistik Trip #1, Budi menjelaskan, ia mempelajari kebutuhan kopi dari pengalamannya di Gunung Ringgit dan Gunung Prigen, sebelum akhirnya memulai budidaya ini. Bibit kopi yang digunakan pun berasal dari lokasi-lokasi unggulan, seperti Gunung Ringgit, Batu, Kendal, dan Gunung Merapi.

Setelah mulai berbunga pada 2020, tanaman kopi di kebun ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Meskipun luas tanah hanya 520 meter persegi dengan 150 pohon kopi, kualitasnya dianggap baik untuk konsumsi sendiri.

Saat ini, Budi juga tengah mencoba mengembangkan kopi di lokasi lain, tepatnya di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yakni Kokobo Forest yang bekerjasama dengan Perhutani.

Tantangan hama seperti kutu daun yang sempat mengganggu kini telah berkurang drastis. “Namun, akhir-akhir ini hama dan kutu daun juga mulai berkurang, bahkan hampir tidak ada,” tuturnya.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa kopi dataran rendah memiliki potensi besar jika dikelola dengan tepat. Meskipun saat ini hasilnya hanya untuk konsumsi pribadi,  inovasi Budi membuka peluang bagi pengembangan kopi di dataran rendah Bojonegoro untuk skala yang lebih besar di masa depan.

Para peserta Jurnalistik Trip #1 di kebun kopi

__________

Penulis merupakan mahasiswi IKIP PGRI Bojonegoro, peserta Jurnalistik Trip #1  

Tags: BisnisBojonegoroBuah KopiKebun KopiKopi
Previous Post

Ketika Kopi Menjadi Pembuka Jalan Penghijauan Bojonegoro

Next Post

Dari Kegemaran Mendaki Gunung, Lilik Budi Witoyo Membuat Kebun “Riset” Kopi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DOWNLOAD BULETIN MASTUMAPEL

KONTEN POPULER

Kolaborasi Pemuda Seni Bojonegoro, Suarakan Isu Sosial Melalui Panggung Pertunjukan

Kolaborasi Pemuda Seni Bojonegoro, Suarakan Isu Sosial Melalui Panggung Pertunjukan

30/05/2026
Kapan Kamu Terakhir Membaca Buku?

Kapan Kamu Terakhir Membaca Buku?

28/05/2026
ARSIP KORAN 1980: Bojonegoro Punya 485 Taman Gizi

ARSIP KORAN 1980: Bojonegoro Punya 485 Taman Gizi

15/06/2026
ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

ESAI BUKU: Membaca yang Merambat

30/05/2026
Idul Adha 1447 H untuk Bojonegoro Bahagia

Idul Adha 1447 H untuk Bojonegoro Bahagia

27/05/2026
Membaca Wigati, Membaca Batin Perempuan Jawa Pesantren

Membaca Wigati, Membaca Batin Perempuan Jawa Pesantren

31/05/2026

Mastumapel.com adalah situs berita online yang menyajikan karya jurnalistik dan fokus pada sejarah, seni, budaya, ekonomi, serta sisi-sisi kehidupan masyarakat Bojonegoro.
Alamat email: [email protected]

© 2023 mastumapel.com

  • Tentang & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Konten
No Result
View All Result
  • Home
  • Bisnis
  • Destinasi
  • Mitos & Sejarah
  • Pendidikan
  • Sastra
  • Sosok
  • Crita

© 2023